Cara memberi pakan untuk ikan arwana kesayangan anda dan menjinakannya

Posted on

Arwana didalam akuarium biasanya dikasih pakan berbentuk pakan alami hidup. Pakan-pakan ini pada Iain blood worm (cacing darah), ikan•ikan kecil, udang,
anak katak (perciD, kadal, jangkrik, ulat sutra, kecoa, serta kelabang. Tidak hanya sama dengan ciri-ciri arwana Yang kam ivora (pemakan daging), pakan alami
juga Sarat kandungan gizi, seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, serta mineral. Protein dibutuhkan untuk penumbuhan serta ganti sel badan yang rusak,
lemak serta karbohidrat berperan menjadi sumber daya. Selain itu, vitamin serta mineral menolong proses metabolisme, mengatur proses fisiobgi, membuat enzim,
serta mendukung kesehatan an.vana. Pakan alami juga bertindak dalam membuat serta mencemerlangkan warna arwana. Masalahnya pakan alami umumnya memiliki
kandungan pigmen penyusun warna.

Type pigmen ini diantaranya melanin, guanin, serta karoten. Pigmen melanin membuahkan warna cokelat sampai hitam serta pigmen
guanin berperan seperti cermin yang memantulkan sinar di luar badan ikan. Pigmen karoten tidak hanya membuahkan warna merah, kuning, serta jingga, iuga  mencemerlangkan warna sisik kan. Supaya arwana yang dijaga di dalam akuarium masih berkualitas serta tampil sempurna, pemberian pakan sebaiknya betul-betul ditata.  Pemberian pakan yang tidak teratur bisa mengakibatkan kualitas arwana alami penurunan. Berikut ini akan di jabarkan tentang efek pemberian pakan yang tidak teratur.

Berikut Tips pembeian pakan untuk ikan arwana :

Pemberian Pakan tidak Berlebihan

Pemberian pakan pada arwana semestinya tidak terlalu berlebih. Pakan yang terlalu berlebih bisa turunkan kualitas air. Bekas pakan yang tidak termakan
akan berantakan mengotori perairan, hingga air akuarium jadi keruh. Air yang keruh tidak hanya bisa turunkan kandungan 02 terlarut di air serta mengganggu
kesehatan, dapat juga mengakibatkan warna arwana tidak cerah. Bila aruana yang dijaga ingin cepat besar, penulis merekomendasikan supaya frekwensi pemberian pakan
sekitar 3—4 kali satu hari atau lebih kurang 4 jam sekali. Type pakan yang dikasihkan dalam 1 hari dapat divariasikan. Contohnya, pagi jam dikasih pakan udang atau
ikan•ikan kecil, lalu siang jam 13.00—14.00 serta sore jam 17m— 18.00 dikasih pakan berbentuk ulat hongkong. Dengan tehnis, tidak ada ketentuan atau
standard baku tentang jumlahnya pakan untuk arwana. Beberapa hobiis biasa memberi pakan pada arwana sampai kenyang. Berarti, pemberian pakan akan dihentikan bila
arwana telah kenyang serta malas makan. Langkah tersebut dikerjakan untuk hindari resiko terjadinya penimbunan Bekas pakan di basic perairan karena tidak
termakan Oleh arwana. Walau demikian, penulis bisa memberi deskripsi, untuk arwana memiliki ukuran 12 cm sekali makan bisa memakan udang kecil sekitar ekor.
Selain itu, arwana dengan ukuran 20 cm sangggup melahap 10—15 ekor udang. Makin rajin memberikan pakan, arwana akan cepat besar.

Baca Juga  Hal yang perlu diperhatikan dan dihindari saat memelihara ikan arwana

Pemberian pakan yang hidup

Pakan alami yang dikasihkan semestinya dalam keadaan hidup. Pakan alami yang mati akan terbenam ke basic perairan serta mengakibatkan pandangan arwana
tetap ke arah bawah. Bila perihal ini berlangsung dengan terus-terusan dalam periode waktu lama akan mengakibatkan mata arwana juling. Akan tetapi, bila arwana
harus terpaksa dikasih pakan alami yang telah mati, semestinya dikasihkan Dengan hanya terbatas,yaitu sekitar arwana dapat menghabiskannya. Lalu, bekas pakan
mesti selekasnya dibikin bersih supaya tidak menarik perhatian arwana. Pakan alami yang mati serta lama meng- endap di basic akuarium akan mengundang munculnya
penyakit.

Pemberian Pakan Harus Dicuci dahulu

Pakan hidup yang dikasihkan pada arwana dapat juga membawa bibit penyakit atau patogen dari tempat aslinya. Hal seperti ini dapat dikarenakan kelengahan
si pemelihara karena tidak membersihkan atau mengarantina pakan tedebih dulu. Karena itu, sebelum dikasihkan, pakan sebaiknya dicuci terlebih dulu memakai
air bersih. Triknya, pakan di rendam di air serta dikarantina saat beberapa saat. Air yang dipakai untuk merendam bisa ditambah garam spesial untuk ikan.
Garam ini berperan membunuh kuman penyakit yang mungkin melekat di pakan hidup, seperti udang airtawar, ikan-ikan kecil, katak, atau pakan hidup Iainnya. Selain
itu, supaya lebih aman, pakan yang telah mati yang akan dikasihkan disimpan terlebih dulu di dalam almari es. Penyimpanan in dapat membuat kuman penyakit atau
patogen mati serta pakan masih dalam ko ndisi fresh. Beberapa macam pakan spesifik , seperti “dang, semestinya sebelum dikasihkan terlebih dulu dibuang cangkang
serta beberapa bagian yang lain yang keras. Hal seperti ini ditujukan supaya tidak melukai mulut serta kerongkongan arwana. Begitupun dengan kecoa serta
jangkrik, kakinya harus juga dibuang terlebih dulu.

Baca Juga  Cara merawat ikan arwana di dalam akuarium

Menjinakkan Arwana anda

Seperti Iou Ban, arwana nyatanya dapat juga dibawa bermain-main Oleh pemiliknya. Tentu saja, cuma arwana Yang sudah jina kyang bisa dibawa bermain.
Melulutkan awana bisa diawali dengan melatihnya semenjak masa anakan.. Setiap saat memberikan pakan sebaiknya tangan (dari
jari-jari sampai pergelangan tangan) turut dimasukkan ke air. Dengancara ini, makin lama arv.ana akan terlatih serta mengetahui pemiliknya. Di samping itu, arwana
akan tidak kagetdan stres bila ada benda asing Yang masuk ke dalam perairannya. Bila arwana tidak kaget lagi, latihan dapat ditingkatkan dengan serta menge
us-elus tubuhnya sampai benar- benar jinak serta dapat diajakberrnain. Awana yang sudah jinak seakan-akan akan tetap membawa bermain setiap saat sang majikan
masukkan ta ngannya ke da lam air.Arwana ini akan meliuk-liuk mengelilingi tangan sang majikan. Bahkan juga, berdasar pada pengalaman penulis, arwanayang sudah
jinak dapat juga diangkat-angkat dengan tangan sampai keluar dari air tiada meronta. Meski begitu, hal seperti ini juga bergantung dari ciri-ciri arwana yang
berkaitan, masalahnya yang mempunyai ciri-ciri basic galak akan relatif lebih susah dijinakkan.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *