Klasifikasi Ikan Arwana

Posted on

Ikan arwana yang merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar dengan ukuran yang cukup besar dan tentunya memiliki bentuk yang menarik dengan warna cerahnya. Ikan arwana menjadi salah satu jenis ikan dengan harga tinggi yang juga banyak diburu oleh para kolekter terutama jenis tertentu karena dipercaya dapat menjadi salah satu bentuk investasi dan mampu membantu mendatangkan keberuntungan bagi pemiliknya. Sebagai pencinta ikan arwana, memahami klasifikasi ikan arwana perlu untuk dipahami yang dijelaskan di bawah ini.

Nama ilmiah ikan Arwana adalah Scleropages formosus dan banyak dikenal dengan berbagai nama lokal di daerah masing masin seperti Ikan barramundi, ikan naga, ikan saratoga, ikan kelesa, ikan Siluk, ikan aruwana, ikan kayangan, ikan peyang, dan ikan tangkeleso. Sebagai jenis ikan primitif yang telah berevolusi lebih dari 10 juta tahun tersebut, fosilnya sudah banyak ditemukan diberbagai tempat dan diduga telah memiliki umur antara 10-60 juta tahun. Ikan Arwana dikelompokan dalam famili Osteoglosidae yang  memiliki karakteristik badan memanjang dan sirip dubur yang terletak jauh di belakang badan.

Ada banyak jenis ikan arwana Asia yang pada umumnya memiliki warna keperak-perakan. Beberapa varian warna pada ikan arwana asia telah ditemukan di beberapa negara diantaranya seperti Ikan Arwana hijau yang ditemukan di negara Vietnam, Birma, Thailand, dan Malaysia, Ikan Arwana emas dengan ekor merah yang ditemukan di Indonesia, ikan Arwana warna emas ditemukan di Malaysia, dan ikan arwana merah penuh di temukan di Kalimantan Barat,  serta di Sumatera Selatan ditemukan ikan Arwana berwarna hijau putih.

Menurut keterangan Ditjen Perikanan Budidaya, hanya ada dua genus yang biasa ditemui dan dipelihara sebagai ikan hias air tawar dari empat genus yang ada yakni yaitu Scleropages dan Osteoglossum.  Untuk lebih jelasnya mengenai klasifikasi Ikan arwana berikut penjelasannya seperti di bawah ini.

Baca Juga  Mengenal Ikan Arwana Super Red, Ikan Mahal Pembawa Keberuntungan

KLASIFIKASI

  • Filum: Chordata

Chordata adalah film dari kelompok hewan yang memiliki ciri vertebrata atau memiliki tulang belakang dan beberapa binatang lain mirip invertebrata namun memiliki ciri serupa.

  • Subfilum: Vertebrata

Seperti dalam penjelasan diatas bahwa filum chordata terbagi menjadi dua. Ikan arwana masuk sebagai hewan air tawar yang memiliki tulang belakang sehingga klasifikasi subfilumnya adalah vertebrata.

  • Kelas : Pisces

Kelas pisces merupakan kelompok kelas bagi hewan hewan yang termasuk dalam golongan ikan. Karena arwana merupakan ikan sehingga dapat digolongkan masuk dalam kelas pisces.

  • Sub Kelas : Teleostei

Teleostei merupakan kelompok ikan termasuk suku ikan sirip tulang baik jenis ikan laut maupun ikan air tawar. Ikan arwana masuk dalam sub kelas telostei karena siripnya yan bertulang.

  • Ordo     : Malacopterygii

Ordo secara definisi menurut wikipedia adalah suatu tingkat atau takson antaranya kelas dan familia dalam sistem klasifikasi makhluk hidup. Ordo untuk ikan arwana tersebut adalah Malacopterygii.

  • Famili : Osteoglossidae (Bonytongues)

Secara definisi famili atau familia merupakan takson atau tingkatan antara genus dan ordo yang di dalamnya terdiri atas beberapa genus yang secara filogenetis |(hubugan evolusi makhluk hidup ) terpisah. 

  • Genus

Genus untuk ikan arwana terbagi dalam beberapa genus dengan ciriya masing masing. Di dalam genus tersebut juga terbagi lagi dalam beberapa spesies yang berbeda satu sama lain berdasarkan ciri ciri dari setiap ikan arwana. Berikut pmebagian genus untuk ikan arwana beserta nama spesies dalam genus tersebut diantaranya seperti :

  • Arapaima yang dikenal dengan jenis ikan besarnya. Spesies ikan arwana yang masuk dalam genus arapaima adalah arapaima gigas atau disebut juga giant arwana.
  • Osteoglossum yang merupakan genus ikan dengan ukuran yang cukup besar dan banyak ditemukan di daerah tropis. Spesies arwana yang masuk dalam genus ini adalah osteoglossum biccibosum atau arwana silver yang banyak ditemukan diperairan amazon dan osteoglossum ferreira atau ikan arwana hitam yang berasal dari brasil.
  • Scleropages yang terdiri atas beberapa spesies ikan arwana yakni scleropages formosus, scleropages guntberi, scleropages leicbardti, dan sleropages jardini.
  • Clupisudis genus terakhir untuk ikan awana tersebut memiliki satu spesies yang disebut sebagai clupisudis nilot atau nile arwana (heterotis nilotic).
Baca Juga  Mengapa Ikan arwana bernilai ekonomis tinggi

Itulah beberapa penjelasan mengenai klasifikasi ikan arwana sebagai salah satu jenis ikan hias air tawar yang memiliki banyak peminat. Penjelasan terkait klasifikasi diatas dapat menjadi tambahan informasi dan pengetahui bagi para pecinta ikan arwana. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *