Penyakit kutu sisik dan solusi yang dialami ikan arwana

Posted on

Penyakit kutu ikan disebabkan Oleh parasit Argulus indicus Yang termasuk golongan udang-udangan (Crustacea). Bentuknya oval, pipih, dan berwarna bening. Kegemarannya menempel pada Sirip dan mengisap darah ikan hingga menyebabkan infeksi.
Kutu Sisik. Jika dibiarkan akan mengakibatkan  sisik arwana patah atau gerepes

a. Gejala

Terdapat lubang kecil di sekitar sirip. Lubang ini jika dibiarkan akan menjadi tempat tumbuh bakteri atau jamur. Lama-kelamaan akan menyebabkan infeksi Yang dapat menyebabkan Sirip patah atau tanggal. Ciri Iainnya, gerakan ikan menjadi Iambat, tidak lincah, dan tubuhnya terlihat kurus. Jika tidak segera diobati, jumlah parasit akan semakin banyak dan bisa menyebabkan ikan mati
karena kehabisan darah.

Pengobatan

  1. Lakukan langkah-langkah pengobatan sebagai berikut.
  2. Hilangkan satu per satu parasit Yang menempel pada sisik ikan.
  3.  Pindahkan ikan di dalam akuarium karantina untuk sementara waktu.
    Lakukan pengobatan dengan larutan Neguvon atau kalium
  4. permanganat (PK), dosisnya disesuaikan dengan anjuran.
    Selain itu, penyakit ini juga bisa diobati dengan garam ikan
    (NaCl). Caranya, campurkan 1—2 gram garam ikan ke dalam
    100 ml air bersih, aduk hingga rata. Setelah itu, rendam ikan
    selama 5—10 menit. Lakukan perlakuan ini sebanyak4 kali.
    Cuci bersih, keringkan, dan jemur akuarium selama
    1 minggu. Tujuannya untuk membasmi seluruh parasit Yang
    mungkin masih menempel di dalam akuarium.

Penyakit pada arwana biasanya disebabkan oleh parasit, jamur, bakteri, protozoa, dan Virus. Parasit biasanya berasal dari pakan yang diberikan—terutama pada udang atau ikan-ikan kecil—yang kondisinya kurang steril. Jamur sering muncul akibat faktor sanitasi akuarium yang kurang terjaga, misalnya dir yang tidak rutin dikuras. Sementara
Virus, bisa berasal dari penularan antara ikan yang sudah terjangkit Virus dengan ikan yang sehat.

Baca Juga  Tanda penyakit cacing jamur pada ikan arwana dan pengobatannya

Penyakit  ikan dapat dibedakan menjadi dua faktor,

  • penyakit infeksi
  • non-infeksi.

Penyakit infeksi kecuali akibat Virus masih dapatdikendalikan. Hingga kini penyakit akibat Virus masih belum dapat diobat’. Penyakit non-infeksi disebabkan kondisi lingkungan, pakan, dan faktor keturunan (genetis). Faktor lingkungan penyebab penyakit antara Iain pH air, perubahan suhu Yang ekstrem, dan minimnya kadar oksigen (02) terlarut dalam air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *